• SMP NEGERI 5 OKU
  • Cerdas, Terampil, Berprestasi, dan Berkarakter Pancasila

Hujan Deras Lumpuhkan Sebagian Baturaja: Banjir Kepung Kota, Jalan Putus, Mobil Nyaris Hanyut, dan Tebing Sungai Longsor

Baturaja, Ogan Komering Ulu – Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur Kota Baturaja dan sekitarnya sejak Kamis petang (2/10/2025) telah memicu bencana hidrometeorologi di berbagai titik. Genangan banjir yang dalam melumpuhkan sejumlah ruas jalan vital, merendam permukiman, dan mengancam keselamatan pengendara. Dampak dari cuaca ekstrem ini berlanjut hingga Jumat pagi (3/10/2025) dengan dilaporkannya insiden tanah longsor di wilayah hulu.

Kawasan KUA Baturaja Timur Jadi "Danau" Dadakan

Salah satu titik banjir terparah terjadi di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Baturaja Timur. Pantauan pada Kamis pukul 22.00 WIB menunjukkan area turunan di pertigaan Jalan Dr. M. Hatta – Lorong Binjai menuju Jalan Lintas Sumatera tergenang air yang cukup dalam, mengubah jalanan menjadi layaknya sungai. Bagi warga sekitar, pemandangan ini bukanlah hal baru. Kawasan tersebut telah menjadi "langganan" banjir kronis yang terjadi setiap kali hujan lebat mengguyur.

Akses jalan dari arah Redante II maupun dari Jalan Lintas Sumatera terpaksa ditutup total, memaksa banyak pengendara mencari rute alternatif. "Saya terkejut saat hendak menuju Air Karang dari arah Jalan Lintas Sumatera. Saya terpaksa putar balik karena jalan depan KUA ternyata tergenang banjir,” ungkap Angga, salah seorang pengendara sepeda motor yang terjebak.

Kondisi yang terus berulang ini telah mengganggu aktivitas pelayanan publik di KUA Baturaja Timur. Menanggapi keluhan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) telah mengambil langkah konkret. Sebuah rencana pemindahan kantor ke lokasi yang lebih strategis dan bebas banjir telah disiapkan. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Kemenag OKU telah menerima hibah lahan untuk pembangunan gedung baru, sebuah solusi permanen yang diharapkan dapat mengakhiri gangguan layanan akibat bencana.

Lorong Kandis Sekarjaya Kritis, Dua Mobil Nyaris Jadi Korban

Situasi yang tak kalah mengkhawatirkan terjadi di Lorong Kandis, Kelurahan Sekarjaya, RT 001 RW 001, Kecamatan Baturaja Timur, tepatnya di sekitar kawasan SMA Negeri 4 Baturaja. Genangan air di lokasi ini dilaporkan sangat tinggi dan memiliki arus yang cukup deras.

Insiden dramatis terjadi ketika dua unit mobil warga nyaris menjadi korban. Satu mobil dilaporkan hampir terendam seluruhnya, sementara satu unit lainnya nyaris terseret oleh kuatnya arus air. Beruntung, para pengemudi berhasil menyelamatkan diri keluar dari kendaraan mereka.

"Dak tau, Min, itu mobil punyo sape. Sudah dikasih tahu untuk tidak menerobos. Ado 2 mobil di tempat kami lah hampir tenggelam tadi tapi wongnyo berhasil keluar dari mobil," ujar Mardiansyah, seorang warga setempat saat menghubungi media.

Menurut Mardiansyah, wilayah mereka sangat rentan terhadap banjir. Buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama. "Ujan sejam bae pasti banjir, Min. Kami sekarang susah, karno siringnyo lah dak mampu lagi nampung air rumah wong dari pucuk (hulu)," keluhnya. Warga setempat kini hanya bisa berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan dan normalisasi saluran drainase sebelum bencana yang lebih parah terjadi, terutama mengingat intensitas hujan yang diprediksi akan terus meningkat.

Jalan Pancur Terhambat dan Peringatan bagi Pengendara Nekat

Di lokasi lain, Jalan Pancur, Kecamatan Tanjung Baru, juga tak luput dari kepungan air pada Kamis malam. Genangan dengan ketinggian bervariasi sempat menghambat arus lalu lintas warga. Sebuah peringatan khas lokal pun dikeluarkan bagi para pengendara yang nekat menerobos banjir di kawasan ini. "Hati-hati lur, takutnyo salah ambek jalan biso-biso nyemplung motornyo, kalo mobil biasonyo malah lepas plat nopol," demikian imbauan yang beredar di kalangan warga, mengingatkan risiko terperosok ke lubang yang tak terlihat atau kehilangan plat nomor kendaraan yang tersapu air.

Dampak Meluas Hingga ke Hulu: Tebing Sungai di Pengandonan Longsor

Rangkaian bencana tidak berhenti pada banjir. Hujan yang turun semalaman diduga menjadi pemicu longsornya tebing sungai di Desa Ujan Emas, Kecamatan Pengandonan. Insiden ini terjadi pada Jumat pagi (3/10/2025). Lokasi longsor merupakan area pangkalan mandi yang sehari-hari digunakan oleh warga setempat. Kejadian ini menjadi penanda bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan Baturaja, tetapi juga menjalar hingga ke daerah hulu yang lebih rentan terhadap pergerakan tanah.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Tingkatkan Wawasan Sains, Siswa SMPN 5 OKU Ikuti Wisata Ilmiah di Loka Labkesmas Baturaja

BATURAJA, 09 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkaya pengalaman belajar di luar kelas dan menumbuhkan minat pada dunia sains, lima siswa-siswi berprestasi dari SMP Negeri 5 Ogan Ko

10/10/2025 08:40 - Oleh Miftakhurohman - Dilihat 256 kali
Memperkokoh Akhlak Mulia: SMP Negeri 5 OKU Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

  OKU, 19 September 2025 – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti halaman SMP Negeri 5 Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jumat, 19 September 2025. Seluruh warga sekolah

19/09/2025 10:00 - Oleh Miftakhurohman - Dilihat 193 kali